Sumber: Dr. Soehartono Irawan, “Metode penelitian sosial”. 1995. PT Remaja Kosdakarya, Bandung.

      Adalah pengamatan dengan menggunakan indera penglihatan yang berarti tidak mengajukan pertanyaan-pertanyaan.

    Keuntungan observasi:
    Data yang diperoleh adalah data yang segar
    Keabsahan alat ukur dapat diketahui secara langsung

    Kerugian observasi :
    Untuk memperoleh data yang diharapkan, maka pengamat harus menunggu dan mengamati sampai tingkah laku yang diharapkan terjadi
    Beberapa tingkah lau seperti criminal atau yang besifat pribadi, sukar atau tidak mungkin diamati bahkan bisa membahayakan jika diamati. Namun masih mungkin diperoleh melalui wawancara

    Berdasarkan keterlibatan pengamatan dalam kegiatan-kegiatan orang yang diamati, observasi dapat dibedakan menjadi :

  • Observasi partisipan (participant observation) yaitu pengamat ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh subjek yang ditelii atau diamati, seolah-olah bagian dari mereka.
  • Observasi takpartisipan (non participant observation) yaitu pengamat berada diluar subjek yang diamati dan tidak ikut serta dengan kegiatan yang mereka lakukan.
    1. Berdasarkan cara pengamatan yang dilakukan, observasi juga dibedakan menjadi dua bagian yaitu :

    2. Observasi tak berstruktur yaitu pengamat tidak membawa catatan tentang tingkah laku apa saja yang secara khusus akan diamati
    3. Observasi berstruktur yaitu pengamat memusatkan perhatian pada tingkah laku tertentu sehingga dapat dibuat pedoman tentang tingkah laku apa saja yang harus diamati